Teknologi 5G untuk Masa Kini

Jakarta – Pada awal tahun 2019 banyak tersebar berita akan meluncurnya teknologi 5G, kedatangan teknologi 5G ini pun pastinya akan direspon oleh perusahaan – perusahaan IT besar seperti, Samsung, dan Apple yang dikabarkan sedang mengembangkan perangkat yang mendukung teknologi 5G ini.

Apa Itu Teknologi 5G?

5G merupakan generasi penerus (kelima) teknologi seluler, yang memberikan performa dengan meningkatnya kecepatan, jangkauan, dan responsif dari jaringan nirkabel. Seberapa cepat kah? Umpananya seperti 10 hingga 100 kali lebih cepat daripada koneksi seluler biasa Anda, dan bahkan lebih cepat dari apa pun yang Anda dapatkan dengan teknologi fiber optics yang ada di rumah Anda. (Dalam kondisi optimal, kita dapat mengunduh satu season penuh serial televisi Netflix:Stranger Things hanya dalam hitungan detik.)

Dengan 5G, pengiriman data melalui koneksi broadband nirkabel dapat berjalan dengan kecepatan tinggi, bahkan hingga 20 Gbps.

Selain peningkatan kecepatan, kapasitas, dan latensi, 5G memberikan fitur manajemen jaringan, di antaranya pengiris jaringan, yang memungkinkan operator seluler membuat beberapa jaringan virtual dalam satu jaringan 5G fisik.

Apakah hanya tentang kecepatan?

Tidak! Salah satu manfaat utamanya adalah latensi rendah. Kita akan sering mendengar istilah ini. Latensi adalah waktu respons antara saat kita mengklik tautan atau mulai mengalirkan video di ponsel, yang mengirimkan permintaan ke jaringan, dan ketika jaringan merespons, mengirimi kita situs web atau memutar video.

Waktu jeda itu dapat bertahan sekitar 20 milidetik dengan jaringan saat ini. Kelihatannya tidak banyak, tetapi dengan 5G, latensi itu berkurang menjadi hanya 1 milidetik, atau sekitar waktu yang diperlukan untuk flash pada kamera normal.

Ketanggapan itu sangat penting untuk hal-hal seperti memainkan video game yang intens dalam realitas virtual atau untuk ahli bedah di New York untuk mengendalikan sepasang lengan robot yang melakukan prosedur di San Francisco, meskipun latensi masih akan dipengaruhi oleh jangkauan tertinggi sambungan. Koneksi yang hampir bebas lag berarti mobil self-driving memiliki cara untuk berkomunikasi satu sama lain secara real time – dengan asumsi ada cukup cakupan 5G untuk menghubungkan kendaraan-kendaraan tersebut.

Teknologi 5G pundiharapkan dapat menghasilkan berbagai aplikasi baru, penggunaan dan kasus bisnis sebagai teknologi yang baru diluncurkan.

Bagaimana Cara Kerja Teknologi 5G?

5G awalnya menggunakan spektrum frekuensi super tinggi, yang memiliki jangkauan lebih pendek tetapi kapasitas lebih tinggi, untuk menghasilkan pipa besar untuk akses online. Namun mengingat jangkauan dan masalah interferensi, operator mulai mengeksplorasi spektrum frekuensi yang lebih rendah, jenis yang digunakan dalam jaringan saat ini untuk membantu mengangkut 5G melintasi jarak yang lebih jauh dan melalui dinding dan penghalang lainnya.

Hasilnya yaitu kecepatan “gila” yang nantinya berbagai perusahaan pastikan tidak akan selalu ada, tetapi akan tetap menjadi suatu dorongan besar dari apa yang kita dapatkan hari ini dengan 4G LTE.

Jadi, dari perkenalan tentang teknologi 5G diatas, mimin mengira – ngira perkembangan teknologi akan semakin “gila” lagi dan akan banyak terobosan yang memungkinkan munculnya suatu teknologi baru yang belum kita bayangkan sebelumnya. Dan pada tahap ini, pasti istilah “Smart” akan ada di mana – mana dan sudah dekat sekali dengan kehidupan manusia secara umum, seperti Smart Home, Smart Car, Smart City, dan kita tunggu saja Smart apa lagi nanti yang akan muncul hehehe..

Menurut teman – teman gimana nih, kira – kira apa aja yang akan muncul dengan adanya teknologi 5G? Tulis di kolom komentar dibawah yaa!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *